You Are Reading

20

Pemeriksaan Visus Mata

ni Jumat, 01 Juni 2012 ,


Visus adalah ketajaman penglihatan. Pemeriksaan visus merupakan pemeriksaan untuk melihat ketajaman penglihatan.

Cara memeriksa visus ada beberapa tahap:
  1. Menggunakan 'chart' => yaitu membaca 'chart' dari jarak yang ditentukan, biasanya 5 atau 6 meter. Digunakan jarak sepanjang itu karena pada jarak tersebut mata normal akan relaksasi dan tidak berakomodasi.
    Kartu yang digunakan ada beberapa macam :
    • Snellen chart => kartu bertuliskan beberapa huruf dengan ukuran yang berbeda => untuk pasien yang bisa membaca.
      Klik untuk perbesar gambar
    • E chart => kartu yang bertuliskan huruf E semua, tapi arah kakinya berbeda-beda.
      Klik untuk perbesar gambar
    • Cincin Landolt => Kartu dengan tulisan berbentuk huruf 'c', tapi dengan arah cincin yang berbeda-beda.
      Klik untuk perbesar
    Cara memeriksa :
    • Kartu diletakkan pada jarak 5 atau 6 meter dari pasien dengan posisi lebih tinggi atau sejajar dengan mata pasien.
      Bila jarak 5 meter, maka visus normal akan bernilai 5/5 artinya mata normal dapat melihat pada jarak 5 meter, pasien juga dapat melihat pada jarak 5 meter. Bila berjarak 6 m, berarti visus normalnya 6/6. Satuan selain meter ada kaki = 20/20, ada juga log (logaritma).
    • Pastikan cahaya harus cukup
    • Bila ingin memeriksa visus mata kanan, maka mata kiri harus ditutup dan pasien diminta membaca kartu.
    • Cara menilai visus dari hasil membaca kartu :
      • Bila pasien dapat membaca kartu pada baris dengan visus 5/5 atau 6/6, maka tidak usah membaca pada baris berikutnya => visus normal
      • Bila pasien tidak dapat membaca kartu pada baris tertentu di atas visus normal, cek pada 1 baris tersebut
        • Bila cuma tidak bisa membaca 1 huruf, berarti visusnya terletak pada baris tersebut dengan false 1. 
        • Bila tidak dapat membaca 2, berarti visusnya terletak pada baris tersebut dengan false 2.
        • Bila tidak dapat membaca lebih dari setengah jumlah huruf yang ada, berarti visusnya berada di baris tepat di atas baris yang tidak dapat dibaca.
        • Bila tidak dapat membaca satu baris, berarti visusnya terdapat pada baris di atasnya.
      • Bila terdapat penurunan visus, maka cek dengan menggunakan pinhole (alat untuk memfokuskan titik pada penglihatan pasien)
        • Bila visus tetap berkurang => berarti bukan kelainan refraksi
        • Bila visus menjadi lebih baik dari sebelumnya => berarti merupakan kelainan refraksi
    • Contoh: membaca Snelleen chart
      Klik untuk perbesar gambar
      • Snelleen chart yang yang digunakan dalam ukuran kaki = normalnya 20/20.
        Misal, pasien dapat membaca semua huruf pada baris ke 8. Berarti visusnya normal
      • Bila hanya membaca huruf E, D, F, C pada baris ke 6 => visusnya 20/30 dengan false 2.
        Artinya, orang normal dapat membaca pada jarak 30 kaki sedangkan pasien hanya dapat  membacanya pada jarak 20 kaki.
      • Bila pasien membaca huruf Z, P pada baris ke 6 => visusnya 20/40
      • Bila tidak dapat membaca huruf pada baris ke 6, cek baris ke 5 dengan ketentuan seperti di atas.
    • Cara pemeriksaan berlaku untuk E chart dan cincin Landolt.
  2. Bila tidak bisa membaca kartu, maka dilakukan penghitungan jari.
    • Penghitungan jari di mulai pada jarak tepat di depan Snellen Chart => 5 atau 6 m
      • Dapat menghitung jari pada jarak 6 m => visusnya 6/60
      • Bila tidak dapat menghitung jari pada jarak 6 m, mka maju 1 m dan lakukan penghitungan jari. Bila pasien dapat membaca, visusnya 5/60. 
      • Begitu seterusnya, bila tidak dapat menghitung jari 5 m, di majukan jadi 4 m, 3 m, sampai 1 m di depan pasien.
  3. Bila tidak bisa menghitung jari pada jarak tertentu, maka dilakukan pemeriksaan penglihatan dengan lambaian tangan.
    • Lambaian tangan dilakukan tepat 1 m di depan pasien.
      Dapat berupa lambaian ke kiri dan kanan, atau atas bawah. Bila pasien dapat menyebutkan arah lambaian, berarti visusnya 1/300
  4. Bila tidak bisa melihat lambaian tangan, maka dilakukan penyinaran, dapat menggunakan 'pen light'
    Bila dapat melihat sinar, berarti visusnya 1/~. Tentukan arah proyeksi :
    • Bila pasien dapat menyebutkan dari mana arah sinar yang datang,berarti visusnya 1/~ dengan proyeksi baik
      Proyeksi sinar ini di cek dari 4 arah. Hal tersebut untuk mengetahui apakah tangkapan retina masih bagus pada 4 sisinya, temporal, nasal, superior, dan inferior.
    • Bila tak dapat menyebutkan dari mana arah sinar yang datang, berarti visusnya 1/~ dengan proyeksi salah.
  5. Bila tidak dapat melihat cahaya, maka dikatakan visusnya = 0

Sumber
Gambar (c) google
Panduan Skill's Lab Blok 3.6 FKUA


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

20 komentar:

jannahkha mengatakan...

makasih ilmunya kakak :) saya lagi ujian blok mata, infonya membantu sekali... :)

Bayi Semut mengatakan...

Sama-sama :)
Tujuan kita memang untuk share ilmu.
Semoga bermanfaat n salam sejawat ^^


ttd,

Admin

Franky Sihombing mengatakan...

Thanks ya..

mahasiswa FK mengatakan...

Sama2

soleha eryadi mengatakan...

kak, klau visus 6/30 kira kira sama dengan minus berapa yaa?

soleha eryadi mengatakan...

kak, klau visus 6/30 kira kira sama dengan minus berapa yaa?

Bayi Semut mengatakan...

Maaf, kurang tau juga ya.
Setahu saya, visus digunakan untuk mengatahui ketajaman penglihatan, dari situ kita bisa tau ada atau tidak kelainan refraksi(penurunan tajam penglihatan).
Kalau untuk menentukan nilai minus atau plus, biasanya menggunakan 'trial lens' atau mencoba lensa dengan tingkatan yang berbeda sampai dapat memperoleh visus 20/20

atau ada masukan lain dari pembaca? silahkan.

Anonim mengatakan...

saya cuma bisa baca sampai urutan 8 snellen chart dari jarak 6 meter( D E F P O T E C)
itu minus berapa ya

catatan mahasiswaFK mengatakan...

Urutan ke-8 itu visusnya 20/20. Artinya, tidak ada penurunan ketajaman penglihatan pada saudara.

Anonim mengatakan...

klo 20/30 itu termasuk ringan atau berat?

Bayi Semut mengatakan...

20/30 berarti sudah ada penurunan penglihatan sedikit pada saudara.

Anonim mengatakan...

kalau

Anonim mengatakan...

mas/mbak mau tanya, kalau visus nya 6/12 , cum correction -0,75 x 180% 6/6 itu gimana ya ?

terima kasihh...

Wenny Widyastuti mengatakan...

6/60 itu minus berapa ya?

catatan mahasiswaFK mengatakan...

Yang bertanya visus sekian itu adalah minus berapa, silahkan baca komentar di atas :)

maulidah atiqoh mengatakan...

klo setahu q, buat nentuin itu minus brp, gg bs serta merta dari perhitungan visus, visus it hanya menentukan qt miopi ato hiper, klo untuk menentukan brpha lensa yang kita pkek, hrus d lakukan p' cobaan pmsangan beberapa lensa, sampai di temukan lensa yang bikin visusnya normal.. :)
thank's..:)

micco_v mengatakan...

ini baru tulisan, sangat jelas dan mudah dipahami

Anonim mengatakan...

Terimakasih.. membantu sekali artikelnya! :D

fery mengatakan...

Maaf visus itu bukan untuk menentukan kita miop ato hiper,atau pun menentukan power lensa,visus itu untuk menentukan kemampuan jarak penglihatan kita.setau saya itu.thank

Mustakim Hadi Broto mengatakan...

Brother n sister
anakku hasil visus mata 2/4, itu maknanya apa ya?
terima kasih atas penjelasannya
salam/mh

Poskan Komentar

 
Copyright 2010 Catatan Mahasiswa FK