You Are Reading

0

Atresia Duodeni

catatan mahasiswaFK Minggu, 13 Mei 2012




Atresia Duodeni adalah kegagalan pembentukan lumen duodenum pada minggu 4 sampai minggu 5 masa kehamilan. Kelainan ini biasanya terjadi di bawah ampula vateri.

Epidemiologi
  • Kelainan ini terjadi pada 1 dari 10.000 kelahiran (25% - 40% dari semua atresia saluran cerna).
  • 50% terjadi pada kelahiran prematur.

Etiologi
  1. Kemungkinan karena kegagalan rekanalisasi.
  2. Terganggunya suplai darah sehingga satu segmen usus tidak berkembang dan menyebabkan penyempitan bahkan sampai hilangnya satu segmen usus tersebut.

Gejala Klinis
  • Muntah proyektil dan berwarna kehijauan oleh karena empedu semenjak 24 jam pertama setelah lahir.
  • Adanya riwayat polihidramnion.
  • Perut bagian epigastrik membuncit.
  • Dehidrasi.
  • 1/3 dari kasus ini mengalami ikterik.

Diagnosis
  • Pada foto polos abdomen posisi tegak akan terlihat pelebaran lambung dan bagian proksimal duodenum yang dikarenakan adanya udara (double bubble appearance).

Tatalaksana
  • Sebelum operasi, lambung dikosongkan terlebih dahulu dan diberikan cairan intravena untuk memperbaiki keseimbangan air dan elektrolit.
  • Operasi yang dilakukan yaitu duodenostomi atau duodenoyeyunostomi.



Sumber
Gambar (c) google
Wahidiat, Iskandar. Ilmu Kesehatan Anak 3. 1985. Jakarta : Penerbit Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kuliah Pengantar Blog 2.6 FK UA


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright 2010 Catatan Mahasiswa FK